KUALA PEMBUANG — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jl. Mayjend Suprato, Kampung Kumai, RT 024/RW 004, Kelurahan Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir pada Jumat, 28 Agustus 2026 malam. Mendapat laporan pada pukul 21.44 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba hanya dalam waktu sekitar 6 menit tepatnya pukul 21.51 WIB.
Berdasarkan Pendataan di lapangan, sebanyak 7 unit rumah milik warga terdampak, terdiri atas 5 rumah semi permanen yang terbakar dan 2 rumah lainnya yang terdampak. Rumah yang terbakar masing-masing milik Bapak Normal, Bapak Jimi, Bapak Dardi, Bapak Udi, dan Ibu Enoi. Sementara rumah warga yang turut terdampak adalah milik Bapak Arun dan Bapak Alus. Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa berdasarkan laporan sementara.
Setibanya di lokasi, Personel Damkarmat Seruyan langsung melakukan persiapan dan melaksanakan operasi pemadaman mulai pukul 21.52 WIB. Sebanyak 5 unit armada dikerahkan dan Sekitar ±45 Personel yang ikut membantu proses penanganan di lapangan di Koordinir Langsung Oleh Plh. Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan dan Sarana Prasarana beserta Kepala Seksi Pemadaman dan Kepal Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Dunia Usaha dan Kapasitas Aparatur.
Dalam pelaksanaannya, petugas menghadapi tantangan berupa akses jalan menuju lokasi yang cukup sempit, sehingga mobil pemadam mengalami kesulitan untuk masuk hingga mendekati titik kebakaran maupun melakukan manuver dan memutar kendaraan. Kondisi tersebut menuntut personel untuk melakukan penanganan secara cepat, terukur, dan penuh koordinasi agar proses pemadaman tetap berjalan efektif sekaligus mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
Penanganan kebakaran juga mendapat dukungan dari berbagai unsur. BPBD Kabupaten Seruyan bersama personelnya turut membantu, sementara TNI dan Polri ikut mendukung proses penanganan di lokasi, termasuk melalui kendaraan water cannon dari jajaran kepolisian. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pengendalian kobaran api di tengah kondisi permukiman dan akses lokasi yang cukup terbatas.
Setelah dilakukan pemadaman secara intensif, operasi dinyatakan selesai pada pukul 23.35 WIB. Namun, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 23.58 WIB untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang masih berpotensi menyala kembali. Setelah seluruh rangkaian penanganan dinyatakan aman, personel dan armada kemudian kembali ke posko dan tiba pada pukul 00.11 WIB dini hari.
Berdasarkan pendataan sementara, kejadian tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian materiel sekitar Rp750 juta. Nilai kerugian tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan lebih lanjut terhadap bangunan maupun barang-barang milik warga yang terdampak.
Penyebab Kebakaran hingga saat ini belum diketahui dan masih dalam proses pendataan serta penanganan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Masyarakat diimbau untuk memastikan instalasi listrik dan peralatan elektronik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan kompor atau sumber api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Dengan respons cepat, kesiapsiagaan personel, dukungan armada, serta sinergi bersama lintas instansi, Damkarmat Kabupaten Seruyan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kondisi darurat. Setiap detik sangat berarti dalam penanganan kebakaran, terlebih di kawasan permukiman yang padat dan memiliki akses terbatas.
Damkarmat Seruyan — Sigap, Berani, Padamkan Luarbiasa!