Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan mencatat sebanyak 151 kejadian kebakaran dan penyelamatan hingga September 2026. Dari jumlah tersebut, terdapat 53 kejadian kebakaran atau 35,1 persen, sementara 98 kejadian atau 64,9 persen merupakan penanganan penyelamatan. Data tersebut menunjukkan bahwa tugas Damkarmat tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan penyelamatan yang terjadi di tengah masyarakat.

Pada kategori kebakaran, kejadian didominasi oleh kebakaran lahan sebanyak 44 kejadian, disusul kebakaran pemukiman atau rumah sebanyak 8 kejadian, serta kebakaran kendaraan sebanyak 1 kejadian. Kondisi ini menjadi perhatian bagi Damkarmat Kabupaten Seruyan, khususnya dalam meningkatkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran, baik di kawasan pemukiman maupun lahan.

Sementara itu, pada bidang penyelamatan tercatat 98 kejadian dengan berbagai jenis penanganan. Kasus yang paling banyak ditangani adalah evakuasi ular sebanyak 39 kejadian, kemudian evakuasi tawon sebanyak 23 kejadian, pohon tumbang sebanyak 11 kejadian, biawak sebanyak 8 kejadian, evakuasi cincin sebanyak 6 kejadian, kucing sebanyak 6 kejadian, anjing sebanyak 1 kejadian, serta 4 kejadian lainnya. Beragamnya jenis penyelamatan tersebut menjadi gambaran bahwa keberadaan personel Damkarmat dibutuhkan dalam berbagai kondisi yang memerlukan respons cepat dan penanganan di lapangan.

Khusus pada Agustus 2026, tercatat sebanyak 39 kejadian, yang terdiri atas 8 kejadian penyelamatan, 31 kejadian kebakaran, dengan rincian 27 kebakaran lahan, 3 kebakaran pemukiman atau rumah, dan 1 kebakaran kendaraan. Setiap kejadian ditangani oleh personel Damkarmat dengan mengutamakan kecepatan respons, keselamatan petugas dan masyarakat, serta memastikan kondisi lokasi benar-benar aman setelah penanganan.

Melalui capaian tersebut, Damkarmat Kabupaten Seruyan terus berkomitmen memberikan pelayanan pemadaman kebakaran dan penyelamatan secara sigap, profesional, dan responsif. Selain penanganan kejadian, upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kebakaran serta meningkatkan kesadaran bersama terhadap keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.